HIKMAH PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA
1.
Masa
Penjajahan
a.
Peranan Umat Islam Pada Masa Penjajahan.
Dengan dianutnya agama Islam oleh masyarakat
Indonesia ajaran Islam telah
banayak
mendatangkan perubahan. Antara lain :
·
Masyarakta Indonesi dibebaskan dari pemujaan
berhala dan pendewaan raja- raja serta dibimbing agar menghambakan diri
hanya kepada Allah YME.
·
Rasa persamaan dan keadilan yang diajarkan
Islam mampu mengubah Masyarakat Indonesia yang dulunya menganut sistem
kasta dan diskriminasi.
·
Semangat cinta tanah air dan rasa kebangsaan
yang didengungkan Islam dengan semboyan “Hubbul Wathan Minal Iman”
·
Semboyan yang diajarkan Islam yang berbunyi
Islam adalah agama yang cinta damai tetapi lebih cinta kemerdekaan. Mula-mula
dengan cara damai tetapi karena tidak bisa lalu dengan menempuh cara
peperangan. Menurut Islam, berperang dalam rangka mewujudkan dan
mempertahankan kemerdekaan bangsa, negara dan negara merupakan jihad
pisabilillah yang hukumnya wajib. Umat Islam yang mati dianggap mati syahid
yang imbalannya Surga.
Perjuangan
mengusir penjajah terus berlanjut sampai kaum penjajah betul-betul
angkat kaki dari bumi Indonesia.
b.
Perlawanan Kerajaan Islam dalam Menentang Penjajahan
· Perlawanan
terhadap penjajah Portugis
· Perlawanan terhadap penjajah Belanda
· Masa Perang
Kemerdekaan
a.
Peranan
Ulama Islam pada masa perang kemerdekaan.
Peranan Ulama Islam Indonesia pada masa perang
kemerdekaan ada dua macam yaitu:
·
Membina kader umat Islam, melalui pesantren dan
aktif dalam pembinaan masyarakat
·
Turut berjuang secara fisik sebagai pemimpin
perang
b.
Peranan Organisasi dan Pondok Pesantren pada
masa Kemerdekaan
·
Serikat dagang Islam / Serikat Islam
·
Muhammadiah
·
Nahdlatul Ulama
Pada
masa penjajahan Belanda, NU senantiasa berjuang menentang penjajah
dan pernah mengeluarkan pernyataan politik yang isinya :
- Menolak kerja rodi yang dibebankan oleh
penjajah kepada rakyat
- Menolak rencana ordonansi tentang perkawinan
tercatat
- Menolak diadakannya milisi
- Menyokong gapi dalam menuntut indonesia yang
memiliki parlemen kepada
pemertintah kolonial belanda
·
Pondok Pesantren
2.
Masa
Pembangunan
a.
Perana Umat Islam pada Masa Pembangunan
Dalam
upaya mempertahankan kemerdekaan RI, uamat Islam mayoritas penduduk, tampil
dibarisan terdepan dalam perjuangan, baik perjuangan politik maupun perjuangan
diplomasi.
b.
Peranan organisasi Islam dalam masa
Pembangunan.
Peranan
Muhammadiah dalam pembangunan antara lain:
1)
Melakukan usaha-usaha agar masyarakat Indonesia
berilmu pengetahuan tinggi, berbudi luhur dan bertaqwa kepada tuhan
YME
2)
Melakukan usaha-usaha dibidang kesehatan dan
kesejahteraan masyarakat. NU, yang pernah berkifrah dibidang politik dalam
perkembangan selanjutnya NU bergerak dibidang agama, sosial dan
kemasyaraktan. Usaha-usaha NU antara lain:
a)
Mendirikan madrasah-madrasah
b)
Mendirikan, mengelola, dan mengembangkan
pesantren-pesantren
c)
Membantu dan mengurusi anak-anak yatim dan
fakir miskin
MUI
adalah organisasi keilmuan yang bersifat independen tidak beraviliasi kepada salahsatu
aliran politk, mazhab atau aliran keagamaan Islam yang ada di Indonesia
Adapun peranan MUI pada masa pembangunan adalah
:
·
Memberikan fatwa dan nasihat keagamaan dalam
masalah sosial kemasyarakatan kepada pemerintah dan umat Islam di Indonesia pada
umumnya, sebagai amar ma’ruf nahyi munkar dalam usaha meningkatkan ketahanan
sosial.
·
Memperkuat ukhuah Islamiyah dan melaksanakan
kerukunan antar umat beragama dalam mewujudkan persataun dan kesatuan
nasional.
·
MUI adalah penghubung antara ulama dan umara
serta menjadi penerjemah timbal balik antara pemerintah dan umat Islam Indonesi
guna menyukseskan pembangunan nasional.
Pada
masa pembangunan ini terdapat pula organisasi Islam yang menampung pada
cendekia muslim yang di sebut ICMI. ICMI lahir pada Desember 1990 dan berkifrah
pada hampir semua aspek kehidupan bangsa.
c.
Peranan
Lembaga Pendidikan dalam Pembangunan
Lembaga-lembaga
pendidikan di Indonesia ada yang didirikan dan dikelola langsung oleh
pemerintah Depag seperti: MIN, MTsN, MAN, IAIN.
Sealin
itu, adapaula lemabaga-lembaga pendidikan Islam yang dikelola oleh swasta, tapi
dibawah pengawasan serta pembinaan Depag, seperti: Bustanul Athfal, MI, MTs, MA
dan perguruan tinggi lainnya.
Peranan kelembagaan Islam dalam pembangunan
antara lain:
a)
Melakukan usaha-usaha agar masyarakt Indonesia
bertaqwa kepada tuhan YME
b)
Menumbuhkan kesadaran berbangsa dan
bernegara
c)
Memupuk persataun dan kesatuan umat
d)
Mencerdaskan bangsa Indonesia
e)
Mengadakan pembinaan mental spiritual
Tidak ada komentar:
Posting Komentar