Pelaut-pelaut
Makassar adalah yang pertama kali melakukan kontak dengan bangsa asli Australia
yaitu Aborigin. Mereka mendarat di Australia bagian utara sekitar tahun 1700an.
Kala itu mereka datang dengan sangat sopan dan meminta izin kepada penduduk
asli," kata Education Director Islamic Museum Australia, Sherene Hassan
saat ditemui detikcom bersama dua media lain yang difasilitasi Australia Plus
ABC International pada Juni 2016.
"Sebagian besar pelaut dari Makassar beragama Islam dan
karena mereka berinteraksi dengan suku asli, sehingga secara spiritual suku
Aborigin di sebelah utara Australia terpengaruh agama Islam yang dipeluk para
pelaut," jelas Sherene...........................................................
Setelah itu, pengaruh Islam juga datang ke Australia dengan
dibawa oleh para penunggang unta yang datang dari Pakistan dan Afghanistan
sekitar tahun 1870-1920. Para penunggang unta yang berjumlah lebih dari 2.000
orang itu datang untuk bekerja di proyek pembangunan jalur kereta yang tengah
dikerjakan pemerintah Inggris. Kala itu unta dianggap sebagai hewan yang sangat
berguna untuk dijadikan alat angkut material.
|
|
Setelah itu, masuk ke tahun 1900an, Australia mulai
didatangi buruh migran dari berbagai negara di timur tengah dan Afrika. Para
imigran itu kebanyakan berasal dari Turki, Albania, Bosnia, Libanon dan beberapa
negara lain di Afrika.
Jumlah imigran yang terus bertambah seiring berjalannya
waktu membawa pengaruh Islam di Australia. Hingga, Islam terus berkembang di
negeri kanguru tersebut.
Hingga saat ini, Islam merupakan agama yang perkembangannya
cukup pesat di Australia. Jumlah pemeluk agama Islam terus bertambah dan jumlah
masjid dan sekolah Islam pun terus meningkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar